Thursday, February 18, 2010

Fakta terbaru Manfaat Asam Folat

Bayi yang memperoleh asupan asam folat mencukupi tak hanya mampu melawan cacat bawaan. Sebuah studi terbaru membuktikan, asam folat juga ampuh mencegah bayi lahir premature dan efek jantung.
Dengan hasil itu, para ahli kandungan menyarankan agar jumlah asupan asam folat di sejumlah makanan ibu hamil di tingkatkan.
Asam folat merupakan bentuk artificial folat, vitamin B yang ditemukan di sayuran hijau, sitrus, dan kacang yang dikeringkan. Setiap orang perlu asupan folat secara rutin karena khasiatnya yang penting untuk pertumbuhan sel. Apalagi, tubuh tidak menyimpan cukup folat.

Ibu hamil perlu folat dalam jumlah lebih banyak. Asupan folat yang cukup saat awal kehamilan dapat mencegah cacat lahir di otak dan tulang belakang atau neural tube defect (NTD), termasuk spina bifida. Defek tersebut jumlahnya jauh berkurang sejak pemerintah Amerika Serikat tahun 1998 melakukan kebijakan fortifikasi folat ke dalam sejumlah produk pangan. Misalnya roti, sereal dan pasta.

Dua studi utama menunjukan, pemberian folat memberi perlindungan lebih. Pertama, periset Texas yang menganalisis selama 35 ribu ibu hamil. Ditemukan ibu hamil yang minum tablet asam folat setahun sebelum hamil, resiko memiliki bayi lahir premature berhasil berkurang setengahnya. Kedua, riset di Kanada yang mengamati sekitar 1,3 juta kelahiran di Quebec sejak tahun 1990. Angka kejadian defek jantung serius berkurang hampir 6% setahun sejak Kanada memberlakukan fortifikasi pada Desember 1998.

Masalahnya, agak sulit untuk mencukupi kebutuhan folat dan diet sehari-hari. Maka, otoritas kesehatan menyarankan semua ibu minum vitamin yang mengandung 400 mg asam folat. Bahkan bila ibu tersebut tidak merencanakan kehamilan, kebutuhan folat wajib tercukupi. Di Amerika Serikat, rekomendasi asam folat adalah 400-800 mikrogram setiap hari.
Untuk menjangkau agar semua ibu tercukupi kebutuhan folatnya, tak hanya yang sedang hamil, maka fortifikasi makanan dengan menambahkan zat kaya folat untuk menjamin kecukupan folat adalah sebuah keharusan. Organisasi kesehatan dunia (WHO) juga merekomendasikan fortifikasi folat di produk pangan.

No comments:

Post a Comment